Ketua DPRD Sumbar Kaji Potensi Kelautan di Pariaman, Siapkan Arah Anggaran untuk Pemberdayaan Masyarakat

 

Ketua DPRD Sumbar Muhidi saat kunjungan kerja ke konservasi penyu Pariaman

PARIAMAN, politicnewss.id — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, menegaskan komitmennya mendorong penguatan sektor kelautan dan perikanan sebagai penggerak ekonomi masyarakat pesisir. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke UPTD Pusat Konservasi Penyu Pariaman, Sabtu (31/1).

Dalam kunjungan tersebut, Muhidi mendalami langsung potensi kelautan dan perikanan sekaligus menyiapkan arah pengalokasian anggaran melalui usulan program dan kegiatan DPRD untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga : Kebakaran Hanguskan Rumah dan Rumah Makan Ampera di Padang Timur, Kerugian Capai Rp500 Juta

Baca Juga : PAD Samsat Sijunjung Capai Rp30,91 Miliar, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Tekankan Kolaborasi dan Optimalisasi PAP–PAB

Muhidi menilai, Sumatera Barat memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar namun belum dikelola secara optimal. Khusus di Kota Padang yang menjadi daerah pemilihannya, sektor ini dinilai mampu menjadi salah satu motor penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat jika mendapat dukungan kebijakan dan anggaran yang tepat.

“Selama ini fokus kebijakan yang saya dorong lebih banyak di sektor pendidikan, kesehatan, dan UMKM. Namun dengan ruang lingkup tugas yang mencakup seluruh wilayah Sumbar, sektor perikanan juga harus mendapat perhatian serius,” ujar Muhidi.

Ia menegaskan, pendalaman potensi sektor kelautan dan perikanan menjadi langkah awal agar pengalokasian anggaran melalui usulan program DPRD benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Sementara itu, Kepala UPTD Konservasi dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat, Wandi Afrizal, menyampaikan bahwa sektor kelautan dan perikanan memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai penggerak ekonomi daerah.

Menurut Wandi, UPTD tidak hanya berperan menjaga ekosistem kelautan, tetapi juga mendorong pemanfaatan sumber daya perikanan secara berkelanjutan. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemantauan terumbu karang, pengawasan aktivitas perikanan, serta pendampingan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya kelautan.

Baca Juga : Perumda Air Minum Padang Salurkan Bantuan Pipa Irigasi untuk Warga Lambung Bukit

Baca Juga : Perumda Air Minum Kota Padang Kebut Normalisasi Distribusi Air Pasca Bencana

“Wilayah kerja kami cukup luas, mulai dari Kota Pariaman, Pesisir Selatan hingga Kepulauan Mentawai. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci agar potensi ini bisa dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya.

Selain melibatkan Kelompok Pengawas Masyarakat (POKWASMAS), UPTD juga mendorong sinergi dengan Powisri sebagai kelompok wilayah bahari dalam pengembangan wisata bahari berbasis masyarakat. Pengelolaan potensi seperti sport fishing, snorkeling, dan diving diarahkan agar lebih terstruktur, berkelanjutan, dan memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.