![]() |
| Pemkab Lebak saat halal bi halal |
LEBAK, politicnewss.id — Suasana halal bihalal pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak pada Senin (30/3/2026) mendadak memanas dan nyaris ricuh. Ketegangan terjadi antara Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Amir Hamzah di Pendopo Bupati Lebak, disaksikan langsung oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Insiden bermula saat Bupati Hasbi menyampaikan sambutan yang secara terbuka menyoroti kebijakan wakilnya. Dalam pernyataannya, Hasbi menilai tindakan Amir Hamzah yang kerap memanggil kepala dinas ke rumah pribadi telah melanggar aturan, khususnya ketentuan dalam Undang-Undang ASN.
Dengan nada tegas, Hasbi menegaskan bahwa tugas dan kewenangan wakil bupati telah diatur secara jelas dalam regulasi. Ia menyebut, pemanggilan kepala dinas di luar mekanisme resmi tidak dibenarkan kecuali dalam kondisi tertentu seperti adanya pendelegasian tugas atau ketika bupati berhalangan.
“Ini negara hukum, semua ada aturannya,” tegas Hasbi di hadapan para ASN.
Namun, situasi semakin memanas ketika Hasbi melontarkan sindiran bernada personal yang menyinggung masa lalu wakilnya. Pernyataan tersebut sontak membuat suasana berubah tegang.
Merespons hal itu, Amir Hamzah tampak emosional. Ia berdiri dari tempat duduknya dan sempat mencoba mendekati Bupati Hasbi. Beruntung, sejumlah pegawai sigap menghalangi dan berusaha meredam situasi agar tidak terjadi bentrokan fisik.
Baca Juga : Erupsi Gunung Marapi, Abu Vulkanik Selimuti Tanah Datar hingga Pagaruyung
Ketegangan akhirnya mereda setelah Amir Hamzah memilih meninggalkan lokasi acara lebih awal. Meski demikian, suasana panas masih terasa di antara para peserta yang hadir.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi di forum resmi yang seharusnya menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan antarpegawai, namun justru diwarnai konflik terbuka antara dua pimpinan daerah.
