![]() |
| Wagub Vasko Ruseimy |
PADANG, politicnewss.id — Gaung hasil Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia langsung direspons cepat oleh daerah. Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, memastikan Sumbar tak sekadar jadi penonton, tetapi siap menjadi motor penggerak pencak silat Indonesia menuju panggung dunia.
Munas yang menjadi ajang konsolidasi nasional itu juga menandai pergantian kepemimpinan PB IPSI periode 2026–2030 dari Prabowo Subianto kepada Sugiono. Pergantian ini dinilai sebagai titik awal percepatan langkah pencak silat menembus pengakuan global, termasuk target besar masuk Olimpiade.
“Ini bukan sekadar forum organisasi, tapi momentum besar untuk memastikan pencak silat benar-benar naik kelas ke level dunia,” tegas Vasko di Padang, Senin (13/4/2026).
Sebagai Ketua IPSI Sumbar, Vasko langsung tancap gas. Ia menegaskan, arah kebijakan hasil Munas akan diterjemahkan menjadi program konkret di daerah, mulai dari pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih, hingga penyelenggaraan kompetisi berjenjang dan berkelanjutan.
Menurutnya, Sumatera Barat punya modal kuat. Selain dikenal sebagai salah satu pusat tradisi silat di Indonesia, daerah ini juga konsisten melahirkan atlet berprestasi.
“Sumbar tidak hanya menjaga tradisi, tapi harus melahirkan juara dunia. Kekuatan budaya harus kita ubah menjadi prestasi,” ujarnya.
Lebih jauh, Vasko menekankan bahwa pengembangan pencak silat tidak bisa hanya berfokus pada medali. Ia mendorong pendekatan yang lebih luas melalui tiga pilar utama: prestasi olahraga, pelestarian budaya, dan penguatan ekonomi.
Dengan konsep ini, pencak silat diharapkan mampu menjadi bagian dari penggerak ekonomi daerah, termasuk melalui sport tourism dan industri kreatif berbasis budaya.
“Kita ingin pencak silat jadi kekuatan budaya sekaligus sumber ekonomi. Ini peluang besar bagi daerah,” tambahnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor—mulai dari pemerintah daerah, IPSI, perguruan silat, hingga pelaku industri—untuk mempercepat langkah menuju target global tersebut.
Baca Juga : Safari Ramadan 1447 H, Wagub Vasko Perkuat Pembangunan Dua Masjid di Padang Pariaman
“Sumatera Barat siap jadi bagian penting dari gerakan nasional ini. Kita tidak bisa jalan sendiri, harus bersama,” tutupnya.
Dengan kombinasi kepemimpinan baru di pusat, dukungan kebijakan nasional, dan kekuatan tradisi yang mengakar, Sumatera Barat optimistis mampu mengambil peran strategis dalam mendorong pencak silat Indonesia semakin diakui dunia—hingga menembus panggung Olimpiade.
