Iklan

Gubernur Mahyeldi Ajak Diaspora dan Perantau Minang Bersinergi Bangun Sumbar

Minggu, 24 Mei 2026, 8:21:00 PM WIB Last Updated 2026-05-30T06:36:21Z
Gubernur Sumbar saat Minang diaspor

JAKARTA, politicnewss.id — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah mengajak diaspora dan seluruh perantau Minang untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah demi mempercepat pembangunan Sumatera Barat ke depan.


Ajakan tersebut disampaikan Mahyeldi saat menghadiri Forum Silaturahmi Minang Diaspora Network-Global (MDN-G) 2026 di Auditorium Universitas YARSI, Sabtu (23/5/2026).


Menurut Mahyeldi, kolaborasi antara ranah dan rantau bukan hanya sebatas ajakan moral, tetapi telah menjadi bagian penting dalam arah kebijakan pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Sumbar 2025–2029.


Baca Juga : Sumbar Siaga Karhutla 2026, Gubernur Mahyeldi: Jangan Tunggu Api Membesar


Baca Juga : Gubernur Mahyeldi Tegaskan Nagari Creative Hub Jadi Motor Baru Ekonomi Nagari di Sumbar


“RPJMD Sumbar menegaskan pentingnya mendayagunakan nilai gotong royong dan kerja sama yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, baik di ranah maupun di rantau, melalui pendekatan pembangunan yang terpadu, holistik, dan integratif,” ujar Mahyeldi.


Forum bertema “Mufakat Ranah dan Rantau untuk Membangun Nagari-Menguatkan Jati Diri” itu menjadi wadah strategis mempertemukan tokoh ranah dan rantau guna memperkuat jejaring diaspora sekaligus membangun komitmen bersama bagi kemajuan Minangkabau.


Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga memaparkan sejumlah tantangan pembangunan yang masih dihadapi Sumbar. Mulai dari kualitas dan daya saing sumber daya manusia yang belum optimal, penguatan ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi daerah, hingga keterbatasan layanan infrastruktur dasar dan sosial ekonomi.


“Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan para perantau menjadi sangat penting untuk mempercepat pembangunan dan memperkuat kemandirian daerah,” katanya.


Mahyeldi menilai diaspora Minang memiliki potensi besar melalui jejaring, pengalaman, kapasitas, serta kontribusi pemikiran yang dapat menjadi energi pembangunan bagi kampung halaman.



Selain forum silaturahmi, kegiatan MDN-G 2026 juga diramaikan dengan pameran buku-buku Minangkabau sebagai upaya menghidupkan kembali tradisi intelektual dan literasi budaya.


Pada agenda tersebut, penghargaan Pencapaian Sepanjang Hayat diberikan kepada Taufiq Ismail atas kontribusinya bagi sastra Indonesia dan dunia. Penghargaan itu juga menjadi langkah awal mendorong pengakuan internasional Nobel Prize bidang sastra.


Baca Juga : Gubernur Mahyeldi Jemput Dukungan KKP, Ekonomi Biru Sumbar Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Nelayan dan Pangan Nasional


Baca Juga : PETI Kian Mengkhawatirkan, Gubernur Sumbar Serukan Tindakan Tegas Demi Selamatkan Lingkungan dan Warga


Penghargaan Tokoh Penulis Buku Adat dan Budaya Minangkabau turut diberikan kepada Rais Yatim dan Buya Mas’oed Abidin atas dedikasi mereka menjaga dan mempromosikan budaya Minangkabau.


Sementara itu, penghargaan Tokoh Filantropi diberikan kepada Jurnalis Udin, Nurhayati Subakat, serta Yendra Fahmi atas kontribusi mereka di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, pembangunan rumah ibadah, penanggulangan bencana, dan dukungan terhadap berbagai kegiatan MDN-G.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli, Ketua Umum DPP Gebu Minang Oesman Sapta Odang, Presiden MDN-G Fasli Jalal, serta Direktur Eksekutif MDN-G Burmalis Ilyas.

Komentar

Tampilkan

  • Gubernur Mahyeldi Ajak Diaspora dan Perantau Minang Bersinergi Bangun Sumbar
  • 0

Terkini