Iklan

Pemprov Sumbar Gandeng Dompet Dhuafa, UMKM Bangkit Lewat Pembiayaan Tanpa Bunga Pascabencana

Selasa, 05 Mei 2026, 5:25:00 PM WIB Last Updated 2026-05-30T07:18:38Z

 

Gubernur Sumbar teken MOU bersama Dompet Dhuafa

PADANG, politicnewss.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bergerak cepat memulihkan ekonomi masyarakat usai bencana hidrometeorologi. Bersama Dompet Dhuafa, Pemprov meluncurkan skema pembiayaan UMKM tanpa bunga yang dinilai sebagai terobosan baru untuk mendorong kebangkitan ekonomi rakyat.


Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pemberdayaan ekonomi berkelanjutan itu digelar di Istana Gubernuran, Padang, Selasa (5/5/2026). Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Program MUFAKAT (Modal Usaha Bermanfaat untuk Masyarakat) berbasis syariah dengan skema nol persen.


Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana.


Baca Juga : FPK Sumbar Resmi Dilantik, Gubernur Mahyeldi : Jangan Biarkan Perbedaan Jadi Sumber Konflik


Baca Juga : Atlet Polda Sumbar Bersinar di Kancah Dunia, Gubernur Mahyeldi: Pembinaan Harus Makin Diperkuat


“Ini bukan sekadar bantuan, tapi solusi nyata. Pembiayaan tanpa bunga ini menjadi terobosan karena belum pernah ada sebelumnya dalam skala seperti ini,” tegas Mahyeldi.


Ia mengingatkan, sektor UMKM selalu menjadi yang paling rentan saat bencana terjadi. Salah satu contoh nyata adalah saat akses di kawasan Lembah Anai terputus pada 2024, yang menyebabkan kerugian ekonomi hingga Rp40 miliar per hari akibat lumpuhnya mobilitas.


“Kondisi itu langsung memukul pelaku usaha. Bahkan kuliner legendaris seperti Sate Mak Syukur sempat berhenti beroperasi sementara,” ungkapnya.


Menurut Mahyeldi, menjaga keberlangsungan UMKM adalah kunci agar pemulihan ekonomi tidak berjalan lambat. Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi sangat penting.


Sementara itu, Ketua Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memperluas program pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi penyintas bencana.


“Kami tidak hanya fokus pada bantuan darurat, tapi juga memastikan masyarakat bisa kembali mandiri melalui penguatan ekonomi,” ujarnya.


Program ini tidak hanya akan berjalan di Sumbar. Dompet Dhuafa juga menargetkan implementasi serupa di lima provinsi lain di Indonesia sepanjang 2026.


Baca Juga : May Day 2026 di Sumbar, Sinergi Buruh, Pemerintah dan Pengusaha Diperkuat


Baca Juga : Kemendagri Puji Sumbar, Rehabilitasi Lahan Pascabencana Terkencang di Sumatera, Dua Daerah Disorot


Dalam kesempatan yang sama, turut dilakukan penandatanganan kerja sama microfinance antara Dompet Dhuafa dan Baitul Maal wat Tamwil (BMT), sebagai langkah memperkuat ekosistem pembiayaan UMKM berbasis syariah.


Langkah ini diharapkan menjadi angin segar bagi pelaku UMKM untuk bangkit lebih cepat, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah di tengah ancaman bencana yang kian sering terjadi.

Komentar

Tampilkan

  • Pemprov Sumbar Gandeng Dompet Dhuafa, UMKM Bangkit Lewat Pembiayaan Tanpa Bunga Pascabencana
  • 0

Terkini