Iklan

Pinang Sumbar Tembus Pasar Vietnam, Gubernur Mahyeldi Sebut Investasi Ini Gerakkan Ekonomi dan Serap 600 Tenaga Kerja

Jumat, 29 Mei 2026, 11:33:00 AM WIB Last Updated 2026-05-30T00:18:53Z

 

Gubernur Mahyeldi saat berkunjung ke Akabiluru

LIMA PULUH KOTA, politicnewss.id – Investasi sektor pengolahan pinang di Kabupaten Lima Puluh Kota menjadi sorotan setelah Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meninjau langsung aktivitas produksi di PT Maju Kolpin Sejahtera, Kamis (28/5/2026).


Kehadiran pabrik yang berlokasi di Jorong Akabiluru, Nagari Koto Tangah Batu Hampa, Kecamatan Akabiluru itu dinilai menjadi bukti nyata bahwa hilirisasi komoditas lokal mampu memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.


Baca Juga : Sapi Raksasa “Lambo” Milik Wagub Sumbar Gegerkan Warga Pedalaman Pasaman Saat Idul Adha


Baca Juga : Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Disembelih di Masjid Raya Sumbar


Dalam kunjungannya, Mahyeldi menyaksikan langsung proses pengolahan pinang mulai dari perebusan, pengeringan menggunakan oven selama empat hari, hingga tahap pendinginan sebelum diekspor. Menariknya, hasil olahan pinang dari pabrik tersebut telah menembus pasar internasional dan diekspor ke Vietnam sebagai bahan baku industri permen pinang.


Menurut Mahyeldi, keberadaan industri pengolahan pinang menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing komoditas pertanian Sumbar. Ia menegaskan bahwa hasil pertanian masyarakat tidak seharusnya hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi perlu diolah agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada investor yang telah menanamkan modalnya di daerah ini. Kehadiran pabrik ini memberikan dampak positif bagi masyarakat dan memperkuat komoditas pinang sebagai salah satu hasil pertanian unggulan Sumbar,” ujar Mahyeldi.


Tak hanya mendongkrak nilai tambah produk pertanian, investasi tersebut juga membawa dampak besar terhadap penyerapan tenaga kerja. Saat ini sekitar 600 pekerja terlibat dalam aktivitas produksi, dengan mayoritas berasal dari masyarakat lokal Kabupaten Lima Puluh Kota.


“Ini yang kita harapkan dari sebuah investasi. Tidak hanya menghadirkan aktivitas usaha, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan, menggerakkan ekonomi masyarakat, dan memberikan manfaat langsung bagi daerah,” tegasnya.


Baca Juga : Tembus Pedalaman Pasaman, Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Arungi Sungai Deras Demi Perjuangkan Listrik Warga


Baca Juga : Gubernur Mahyeldi Ajak Diaspora dan Perantau Minang Bersinergi Bangun Sumbar


Sementara itu, Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito Resha, menyebut keberadaan pabrik pengolahan pinang sangat membantu petani karena hasil panen mereka kini memiliki pasar yang jelas dengan nilai jual yang lebih baik.


Pemerintah daerah berharap investasi berbasis hilirisasi seperti ini terus berkembang di Sumatera Barat sehingga mampu memperkuat sektor pertanian, meningkatkan ekspor, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Komentar

Tampilkan

  • Pinang Sumbar Tembus Pasar Vietnam, Gubernur Mahyeldi Sebut Investasi Ini Gerakkan Ekonomi dan Serap 600 Tenaga Kerja
  • 0

Terkini