![]() |
| Sekdaprov Sumbar saat melantik 27 PNS di lingkup sekretariat daerah |
PADANG, politicnewss.id — Penegasan keras datang dari Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, yang mengingatkan bahwa sumpah dan janji Aparatur Sipil Negara (ASN) bukanlah formalitas belaka, melainkan komitmen moral dan spiritual yang harus dipegang teguh sepanjang karier sebagai pelayan publik.
Pernyataan itu disampaikan saat ia memimpin langsung pengambilan sumpah dan janji terhadap 27 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Rabu (6/5/2026).
Arry menegaskan, sumpah yang diucapkan para PNS bukan sekadar rangkaian kata-kata seremonial, tetapi janji suci yang mengikat tanggung jawab kepada Tuhan, bangsa, dan negara.
Baca Juga : Gubernur Mahyeldi Soroti Krisis Pendidikan: Nilai Keluarga Harus Dihidupkan Kembali
“Ini bukan formalitas. Sumpah adalah komitmen yang akan dipertanggungjawabkan, tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengambilan sumpah merupakan bagian penting dalam membentuk integritas ASN, sejalan dengan aturan kepegawaian yang berlaku, termasuk ketentuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Tak hanya soal sumpah, Arry juga menyoroti kualitas kinerja ASN. Ia mengingatkan bahwa keberadaan aparatur negara harus memberi dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menjalankan rutinitas administratif.
“Jangan hanya bekerja untuk menggugurkan kewajiban. ASN harus mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia kembali menegaskan pentingnya penerapan nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai fondasi budaya kerja birokrasi. Nilai-nilai seperti berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif harus tercermin dalam sikap dan tindakan sehari-hari.
Arry pun meminta seluruh jajaran di Sekretariat Daerah menjadi teladan dalam memberikan pelayanan, bekerja dengan hati, serta menjunjung tinggi profesionalisme.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemprov Sumbar, di antaranya Kepala BKD Sumbar Fitriyati, serta para kepala biro di lingkup Sekretariat Daerah.
Momentum ini menjadi pengingat tegas bahwa status sebagai PNS bukan hanya jabatan, tetapi amanah besar yang menuntut integritas, dedikasi, dan tanggung jawab penuh kepada masyarakat.
