Iklan

Hari Lahir Pancasila 2026, Gubernur Mahyeldi Serukan Warga Sumbar Perkuat Persatuan di Tengah Tantangan Global

Senin, 01 Juni 2026, 5:17:00 PM WIB Last Updated 2026-06-01T10:17:27Z
Gubernur Mahyeldi saat peringatan hari lahir Pancasila 

PADANG, politicnewss.id – Momentum Hari Lahir Pancasila 2026 dimanfaatkan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah untuk mengajak seluruh masyarakat memperkuat persatuan dan menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang.


Pesan itu disampaikan Mahyeldi saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Provinsi Sumatera Barat di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin (1/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.


Menurut Mahyeldi, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh dimaknai sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, momen tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


“Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Pancasila tetap menjadi pedoman dan kekuatan bangsa Indonesia. Keberagaman yang kita miliki dapat terus terjaga karena masyarakat Indonesia masih memegang teguh nilai-nilai Pancasila,” ujar Mahyeldi.


Ia menegaskan, Pancasila tidak hanya menjadi fondasi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi terciptanya perdamaian dunia yang berkeadilan.


Menurutnya, perkembangan teknologi yang begitu cepat, disrupsi digital, hingga dinamika geopolitik internasional tidak boleh membuat bangsa Indonesia kehilangan arah. Dalam situasi tersebut, Pancasila harus tetap menjadi jangkar moral dan kompas dalam menentukan langkah pembangunan bangsa.


Mahyeldi juga menyoroti pentingnya sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, sebagai dasar utama kehidupan berbangsa dan bernegara.


“Bangsa Indonesia dibangun atas keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, setiap pemikiran maupun tindakan yang menjauhkan masyarakat dari nilai-nilai ketuhanan tentu tidak sejalan dengan semangat Pancasila,” tegasnya.


Gubernur turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa. Menurutnya, keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan yang harus terus dirawat.


“Perbedaan bukan alasan untuk saling mempertentangkan. Justru keberagaman harus menjadi modal untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.


Pada kesempatan tersebut, Mahyeldi juga menyerahkan penghargaan kepada dua anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sumbar, yakni Zhafran Kazhim dari SMAN 2 Payakumbuh dan Tathyarapsari Tifthazani Dorizen dari SMAN 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan.


Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan keberhasilan keduanya dalam menjalankan tugas pada Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 serta Upacara Hari Lahir Pancasila Tingkat Provinsi Sumbar tahun 2026.


Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan, memperkuat persatuan, serta menjaga semangat gotong royong demi Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.

Komentar

Tampilkan

  • Hari Lahir Pancasila 2026, Gubernur Mahyeldi Serukan Warga Sumbar Perkuat Persatuan di Tengah Tantangan Global
  • 0

Terkini