Iklan

Pemprov Sumbar Siap Perluas Akses Pendidikan, Gubernur Mahyeldi Dukung Penuh Program Pembelajaran Jarak Jauh

Selasa, 04 Agustus 2026, 6:16:00 AM WIB Last Updated 2026-08-04T11:37:25Z

 

Gubernur Sumbar Mahyeldi 


PADANG, politicnewss.id  – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menegaskan komitmennya dalam menyukseskan Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) jenjang pendidikan menengah yang diluncurkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Program ini diharapkan menjadi solusi untuk memperluas akses pendidikan, khususnya bagi pelajar yang tinggal di wilayah terpencil, sulit dijangkau, maupun memiliki keterbatasan akses terhadap sekolah formal.


Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, saat mengikuti pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Program PJJ Jenjang Pendidikan Menengah Tahun 2026 secara virtual, Senin (3/8/2026).


Mahyeldi menilai kehadiran Program PJJ merupakan langkah strategis pemerintah dalam memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak yang sama untuk mengenyam pendidikan, tanpa terhalang kondisi geografis maupun keterbatasan akses.


"Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengapresiasi langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang menghadirkan program ini. Kami berharap tidak ada lagi anak-anak di pelosok yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena kendala jarak. Pendidikan adalah hak setiap warga negara," ujar Mahyeldi.


Sebagai bentuk keseriusan mendukung implementasi program tersebut, Pemprov Sumbar telah menunjuk SMAN 8 Padang sebagai sekolah penyelenggara PJJ. Sekolah tersebut dipilih karena dinilai memiliki kesiapan sarana, prasarana, serta sumber daya yang memadai untuk menjalankan pembelajaran berbasis digital.


Mahyeldi mengungkapkan, pelaksanaan Program PJJ tidak akan berhenti di satu sekolah. Pemerintah provinsi akan memperluas jangkauan layanan melalui koordinasi dengan SMA di berbagai kabupaten dan kota agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.


"Kami akan terus memperluas pelaksanaan program ini melalui sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota. Harapannya, layanan pendidikan dapat menjangkau lebih banyak nagari dan desa di Sumatera Barat," katanya.


Untuk memastikan informasi mengenai Program PJJ diterima masyarakat secara luas, Pemprov Sumbar juga melakukan sosialisasi berjenjang hingga ke tingkat kelurahan, kecamatan, nagari, dan pemerintah daerah. Selain itu, berbagai kanal digital turut dimanfaatkan dengan menggandeng para konten kreator lokal agar informasi mengenai PJJ lebih mudah diakses oleh masyarakat, khususnya generasi muda.


Menurut Mahyeldi, pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan sejalan dengan visi pembangunan Sumatera Barat melalui program Nagari Creative Hub, yang mendorong peningkatan literasi digital hingga ke tingkat nagari. Dengan dukungan infrastruktur teknologi informasi yang terus diperkuat, Program PJJ diyakini mampu mempercepat pemerataan layanan pendidikan di Ranah Minang.


"Kami optimistis Program Pembelajaran Jarak Jauh akan menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Sumatera Barat. Pemerintah provinsi siap memberikan dukungan penuh agar pelaksanaannya berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat," tegasnya.


Pembukaan MPLS Program PJJ Tahun 2026 juga dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, serta para pemangku kepentingan pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran para kepala daerah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerataan akses pendidikan melalui transformasi digital menjadi salah satu agenda prioritas nasional.

Komentar

Tampilkan

  • Pemprov Sumbar Siap Perluas Akses Pendidikan, Gubernur Mahyeldi Dukung Penuh Program Pembelajaran Jarak Jauh
  • 0

Terkini