Iklan

Tinjau Lokasi Banjir di Padang, Gubernur Mahyeldi Perintahkan Alat Berat Turun, Bantuan Darurat Langsung Disalurkan

Selasa, 04 Agustus 2026, 6:26:00 PM WIB Last Updated 2026-08-04T11:26:17Z

 

Gubernur Mahyeldi meninjau langsung kawasan terdampak banjir di Kota Padang


PADANG, politicnewss.id – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, bergerak cepat meninjau langsung kawasan terdampak banjir di Kota Padang, Selasa (4/8/2026). Salah satu lokasi yang didatangi adalah kawasan Guo, RT 001/RW VI, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, yang mengalami kerusakan akibat luapan sungai setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.


Dalam peninjauan itu, Mahyeldi memastikan langkah penanganan darurat segera dilakukan. Ia langsung menginstruksikan Dinas Bina Konstruksi dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumbar untuk mengerahkan alat berat guna mengembalikan aliran sungai yang berubah arah akibat derasnya arus, sehingga akses jalan warga yang sempat terputus dapat segera difungsikan kembali.


"Kami tidak ingin penanganan berlarut-larut. Hari ini juga saya instruksikan Dinas PSDA mengerahkan alat berat agar aliran sungai kembali ke jalurnya. Dengan begitu, risiko banjir susulan bisa ditekan dan akses masyarakat dapat segera pulih," kata Mahyeldi saat berada di lokasi.


Didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Gubernur juga meninjau rumah-rumah warga yang terdampak serta melihat langsung kondisi sungai yang meluap hingga melintasi badan jalan dan menghambat aktivitas masyarakat.


Mahyeldi menegaskan seluruh OPD terkait diminta bergerak cepat melakukan penanganan terpadu. Dinas PSDA, BPBD, dan Dinas Sosial telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan evakuasi, pendataan kerusakan, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak segera terpenuhi.


"Saya sudah meminta seluruh perangkat daerah bekerja maksimal. Penanganan harus dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," ujarnya.


Berdasarkan data sementara, sedikitnya terdapat 15 titik banjir yang tersebar di Kota Padang. Sementara itu, dampak cuaca ekstrem juga mulai dirasakan di sejumlah daerah lain di Sumatera Barat, termasuk Kabupaten Agam.


Mengacu pada informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Karena itu, Mahyeldi mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan rawan longsor, agar meningkatkan kewaspadaan.


"Potensi hujan masih cukup tinggi. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah maupun BMKG agar dapat mengantisipasi risiko bencana," katanya.


Ia juga mengingatkan warga agar tidak memaksakan diri melintasi arus sungai maupun genangan dengan debit air tinggi karena dapat membahayakan keselamatan.


"Jika arus air deras, jangan mengambil risiko dengan tetap menyeberang. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," tegasnya.


Meski banjir melanda sejumlah wilayah, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat hingga kini belum menetapkan status siaga darurat. Menurut Mahyeldi, kondisi masih dapat ditangani melalui koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh unsur penanggulangan bencana.


"Fokus kami saat ini adalah memastikan masyarakat yang terdampak segera mendapatkan bantuan, kebutuhan dasar terpenuhi, dan proses penanganan berjalan secepat mungkin," ujarnya.


Di kawasan Guo, sekitar 30 rumah dilaporkan terdampak banjir. Sebagian warga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat hingga kondisi dinyatakan aman.


Sebagai bentuk kepedulian, Gubernur Mahyeldi juga menyerahkan bantuan logistik kepada warga berupa kasur, selimut, makanan siap saji, serta paket kebutuhan pokok yang berisi beras, minyak goreng, dan sarden.


Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk memperbarui data dampak bencana, mulai dari kerusakan rumah, infrastruktur, hingga fasilitas umum. Data tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan langkah rehabilitasi dan pemulihan pascabencana agar proses penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

Komentar

Tampilkan

  • Tinjau Lokasi Banjir di Padang, Gubernur Mahyeldi Perintahkan Alat Berat Turun, Bantuan Darurat Langsung Disalurkan
  • 0

Terkini