Iklan

Wagub Vasko Minta Warga Bersabar, Peningkatan Jalan Padang–Solok Diyakini Beri Manfaat Jangka Panjang

Minggu, 02 Agustus 2026, 10:58:00 PM WIB Last Updated 2026-08-02T15:58:39Z

 

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy. Saat meninjau lokasi pekerjaan di Nagari Talang, Kabupaten Solok

SOLOK, politicnewss.id – Kemacetan yang terjadi di ruas Jalan Nasional Padang–Solok–Sawahlunto akibat proyek peningkatan jalan mendapat perhatian langsung dari Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy. Saat meninjau lokasi pekerjaan di Nagari Talang, Kabupaten Solok, Minggu (2/8/2026), Vasko mengajak masyarakat untuk bersabar selama proses pembangunan berlangsung.


Menurutnya, kemacetan yang terjadi saat ini merupakan konsekuensi dari upaya menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih baik, lebih aman, dan memiliki daya tahan lebih lama.


"Kalau kita ingin jalan yang lebih baik, tentu ada proses yang harus dilalui. Salah satu risikonya memang kemacetan. Mau tidak mau kita harus menghadapi itu, karena kalau tidak dibangun, kondisi jalan akan terus rusak," kata Vasko.


Ia menegaskan, pembangunan jalan tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperlancar mobilitas, hingga mendukung distribusi logistik yang menjadi urat nadi perekonomian Sumatera Barat.


"Pembangunan ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersabar, tertib, dan mengikuti arahan petugas di lapangan agar pekerjaan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu," ujarnya.


Selama pengerjaan berlangsung, arus lalu lintas di lokasi diberlakukan sistem buka-tutup setiap 15 menit. Karena itu, Vasko mengimbau seluruh pengguna jalan mematuhi pengaturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas demi menjaga keselamatan bersama.


Ia memastikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) agar pekerjaan dapat diselesaikan secepat mungkin tanpa mengurangi kualitas konstruksi.


"Insyaallah, kalau pekerjaan ini selesai, masyarakat akan menikmati jalan yang lebih kuat, lebih aman, dan lebih nyaman untuk dilalui. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar pekerjaan ini berjalan lancar dan selesai sesuai target," tuturnya.


Ruas Jalan Nasional Padang–Solok–Sawahlunto merupakan salah satu jalur utama di Sumatera Barat dengan volume kendaraan dan angkutan barang yang tinggi. Kondisi tersebut membuat lapisan aspal lebih cepat mengalami kerusakan sehingga BPJN Sumbar melakukan peningkatan konstruksi dari perkerasan aspal menjadi rigid beton yang dinilai lebih kuat menahan beban lalu lintas.


Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II BPJN Sumbar, Masudi, menjelaskan penggunaan rigid beton dilakukan berdasarkan kajian teknis yang mempertimbangkan volume kendaraan, beban angkutan, serta kondisi tanah di ruas tersebut.


"Penggunaan rigid beton diharapkan mampu meningkatkan daya tahan jalan sehingga umur layanannya menjadi lebih panjang," jelas Masudi.


Pada 2026, pekerjaan rigid beton difokuskan di Nagari Talang, mulai dari kawasan SMP Negeri 1 Talang hingga Rumah Makan Sawah Ujuang sepanjang sekitar satu kilometer.


Selain itu, BPJN Sumbar juga mengerjakan rehabilitasi minor sepanjang 3.197 meter di tujuh titik ruas Padang–Solok–Sawahlunto. Pekerjaan meliputi pelapisan ulang aspal AC-WC, pembangunan bahu jalan beton, perbaikan lapis pondasi agregat Kelas A, hingga penanganan sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan.


BPJN mengimbau masyarakat mematuhi rambu lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Bagi pengguna jalan yang ingin menghindari kepadatan, tersedia jalur alternatif melalui ruas Jawi-Jawi–Guguak maupun Sari Manggis.

Komentar

Tampilkan

  • Wagub Vasko Minta Warga Bersabar, Peningkatan Jalan Padang–Solok Diyakini Beri Manfaat Jangka Panjang
  • 0

Terkini