![]() |
| Musda ORARI Sumbar |
PADANG, politicnewss.id — Andree Algamar mendapat kepercayaan memimpin Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Sumatera Barat untuk periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ORARI Sumbar yang digelar Sabtu (12/9/2026).
Dalam Musda tersebut, Andree memperoleh dukungan 11 dari 13 pemilik suara yang hadir. Hasil tersebut mengantarkannya sebagai Ketua ORARI Sumbar untuk lima tahun ke depan.
Usai terpilih, Andree menegaskan bahwa ORARI tidak hanya menjadi wadah bagi para penghobi komunikasi radio. Seiring perkembangan zaman, keberadaan organisasi tersebut dinilai memiliki peran strategis, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi darurat dan bencana.
Menurutnya, Sumatera Barat yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi membutuhkan sistem komunikasi alternatif yang dapat tetap berfungsi ketika jaringan komunikasi umum mengalami gangguan.
“ORARI awalnya adalah organisasi hobi. Namun dalam perkembangannya, ORARI memiliki peran besar sebagai media komunikasi dalam kondisi darurat, terutama ketika terjadi bencana,” ujar Andree.
Pemilik callsign YE5API itu mengatakan, ketika bencana terjadi, jaringan komunikasi seperti telepon seluler maupun internet berpotensi mengalami gangguan. Dalam kondisi tersebut, komunikasi radio dapat menjadi salah satu sarana untuk membantu koordinasi di lapangan.
“Saluran komunikasi saat terjadinya bencana merupakan kebutuhan yang sangat vital untuk menentukan kebijakan penanganan pascabencana. Di sinilah ORARI dituntut memainkan peran,” katanya.
Lulusan Universitas Pertahanan tersebut menilai penguatan peran ORARI perlu dibarengi dengan koordinasi yang lebih erat bersama berbagai instansi terkait.
“Ke depan kita akan meningkatkan koordinasi dengan BPBD, Diskominfotik, SAR dan dinas lainnya,” ungkap Andree.
Ia menyebutkan, peran ORARI tidak hanya dibutuhkan ketika bencana terjadi. Dalam kondisi normal, organisasi tersebut juga dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi antaranggotanya, sekaligus melahirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Dalam kondisi normal, komunikasi melalui ORARI juga bisa menjadi sarana untuk menjalin silaturahmi dan berdiskusi guna menghadirkan program serta kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Andree yang saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Umum Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan pernah dipercaya sebagai Pj Wali Kota Padang itu juga menyampaikan apresiasi kepada Audy Joinaldy yang sebelumnya memimpin ORARI Sumbar.
Ia mengakui, selama lima tahun terakhir Audy telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap perkembangan ORARI Sumbar.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Audy Joinaldy. Selama lima tahun terakhir telah memberikan dukungan dan perhatian terhadap ORARI Sumbar. Banyak hal yang telah dibangun dan dijalankan,” tuturnya.
Dengan kepemimpinan baru, Andree menyatakan siap melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus memperkuat kontribusi ORARI bagi masyarakat.
“Sebagai penerus tongkat estafet, kami akan memberikan yang terbaik untuk ORARI Sumbar,” tegasnya.
Ia berharap ORARI Sumbar ke depan semakin solid, mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah dan lembaga terkait, serta terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera Barat.
