![]() |
| Rapat persiapan Palestina Run |
PADANG, politicnewss.id — Persiapan pelaksanaan Palestina Run dan Konser Amal di Sumatera Barat terus dikebut. Hingga Selasa (8/9/2026), sekitar 3.000 peserta telah mendaftarkan diri untuk ambil bagian dalam kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Oktober 2026 mendatang.
Kegiatan tersebut dipersiapkan sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-81 Sumatera Barat. Di sisi lain, Palestina Run juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kepedulian dan solidaritas terhadap kondisi serta perjuangan masyarakat Palestina.
Pemantapan persiapan dilakukan melalui rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumbar, Selasa (8/9/2026). Pertemuan tersebut membahas kesiapan teknis, pembagian tugas, hingga penguatan koordinasi antar-OPD yang terlibat.
Staf Ahli Gubernur Sumbar Bidang Sosial Kemasyarakatan, Nizam Ul Muluk, yang memimpin rapat, meminta seluruh pihak memperkuat kolaborasi agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai rencana.
Menurut Nizam, koordinasi menjadi bagian penting karena kegiatan tersebut tidak memiliki alokasi anggaran khusus dalam APBD Pemprov Sumbar tahun 2026.
“Penyelenggaraan kegiatan ini membutuhkan kebersamaan seluruh pihak. Karena itu, masing-masing OPD perlu segera mematangkan persiapan sesuai dengan tugas dan kewenangannya,” ujar Nizam.
Konsep kegiatan tidak hanya menghadirkan olahraga lari, tetapi juga dilanjutkan dengan konser amal. Perwakilan Qupro Sumbar selaku event organizer, Junita Citra Cania, mengatakan pelaksanaan Palestina Run dibangun melalui skema kolaborasi bersama Pemprov Sumbar.
“Palestina Run akan digelar 4 Oktober 2026 sebagai bentuk dukungan moral terhadap masyarakat Palestina. Selain aksi bela Palestina, kegiatan juga akan dilengkapi dengan konser amal,” kata Junita.
Palestina Run direncanakan dimulai sekitar pukul 06.00 WIB dari halaman Kantor Gubernur Sumbar. Peserta akan menempuh jarak kurang lebih lima kilometer dengan rute yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Padang.
Rute tersebut dimulai dari halaman Kantor Gubernur Sumbar, kemudian menuju Jalan Sudirman, Ujung Gurun, Jalan Samudera, Jalan A. Yani, sebelum kembali ke halaman Kantor Gubernur sebagai lokasi finis.
Kegiatan ini juga direncanakan dihadiri Duta Besar Palestina untuk Indonesia. Selain masyarakat umum, peserta juga akan melibatkan ASN di lingkungan Pemprov Sumbar.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang telah mencapai sekitar 3.000 orang. Jumlah tersebut masih berpeluang meningkat karena masa pendaftaran dijadwalkan berlangsung hingga 10 September 2026.
Usai pelaksanaan lari, kegiatan berlanjut dengan konser amal di panggung utama yang dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Sumbar. Konser tersebut akan menghadirkan Opick, yang dikenal melalui sejumlah karya bernuansa religi dan kemanusiaan.
Seluruh rangkaian kegiatan direncanakan berlangsung sejak pukul 06.00 WIB hingga sekitar pukul 12.00 WIB.
Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Edi Dharma, mengatakan Palestina Run dan Konser Amal diharapkan tidak sekadar menjadi bagian dari agenda peringatan Hari Jadi Sumbar.
Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk membangun kepedulian sosial masyarakat Sumbar terhadap persoalan kemanusiaan di Palestina.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari memeriahkan Hari Jadi Sumbar ke-81 sekaligus menjadi wadah bagi masyarakat untuk menunjukkan solidaritas dan dukungan moral terhadap perjuangan rakyat Palestina,” ujar Edi.
Ia menjelaskan, Pemprov Sumbar tidak menyiapkan anggaran khusus melalui APBD 2026 untuk penyelenggaraan kegiatan tersebut. Karena itu, dukungan dan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah menjadi salah satu kunci pelaksanaan kegiatan.
“Kita memang bekerja sama dengan EO untuk kebutuhan teknis. Namun secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan ini membutuhkan dukungan berbagai OPD sesuai dengan tugas masing-masing,” katanya.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pemprov Sumbar berharap Palestina Run dan Konser Amal dapat berlangsung aman, tertib, dan meriah. Lebih dari sekadar kegiatan olahraga dan hiburan, agenda tersebut diharapkan menjadi simbol kepedulian masyarakat Sumbar terhadap isu kemanusiaan dan solidaritas untuk Palestina.
