Iklan

Idul Adha di Sumbar Penuh Makna, Gubernur Mahyeldi Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial dan Jaga Lingkungan

Rabu, 27 Mei 2026, 6:45:00 PM WIB Last Updated 2026-05-30T01:22:15Z

 

Gubernur Sumbar Mahyeldi 

PADANG, politicnewss.id — Ribuan masyarakat memadati halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah/2026 M yang berlangsung khidmat, Selasa (27/5/2026). Momentum hari besar umat Islam itu dimanfaatkan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah untuk mengajak masyarakat memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, hingga kepedulian terhadap lingkungan.


Pelaksanaan Shalat Idul Adha tahun ini mengusung tema “Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan.” Suasana religius dan penuh kebersamaan tampak sejak pagi, dengan kehadiran unsur Forkopimda, ASN, tokoh masyarakat, hingga warga dari berbagai daerah di Sumbar.


Bertindak sebagai imam shalat yakni Muhammad Fathoni, Imam Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi Sumbar. Sementara khutbah disampaikan Wakil Rektor I UIN Bukittinggi, Afrinaldi.


Baca Juga : Tebar kurban Pemprov Sumbar di 2026, 140 Sapi dan 33 Kambing Disalurkan untuk Warga dan Daerah Terdampak Bencana


Baca Juga : Pemprov Sumbar Gaspol Ekonomi Digital, 90 Wirausaha Muda Digembleng Jadi Konten Kreator dan Pebisnis Online


Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar ritual penyembelihan hewan kurban, melainkan momentum memperkuat keimanan dan ketulusan dalam berkorban demi kepentingan yang lebih besar.


“Melalui keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, kita belajar bahwa iman harus ditempatkan di atas segala kepentingan duniawi. Pengorbanan yang dilakukan karena Allah SWT tidak akan pernah sia-sia,” ujar Mahyeldi di hadapan jamaah.


Ia menekankan, semangat kurban harus diwujudkan dalam kehidupan sosial melalui kepedulian terhadap sesama, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta membantu masyarakat yang membutuhkan.


Menurutnya, nilai-nilai Idul Adha sangat selaras dengan filosofi masyarakat Minangkabau, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, yang menjunjung tinggi gotong royong, persatuan, dan solidaritas sosial.


Mahyeldi juga menegaskan bahwa pembangunan Sumatera Barat tidak hanya fokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga penguatan nilai agama dan karakter masyarakat.


“Kemajuan daerah akan kokoh apabila dibangun di atas pondasi iman, akhlak, dan persatuan,” katanya.


Selain menyoroti nilai spiritual dan sosial, Mahyeldi turut mengangkat isu lingkungan dalam pelaksanaan kurban tahun ini. Ia mengajak masyarakat mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan menerapkan pengelolaan kurban yang lebih ramah lingkungan.


“Merawat alam juga bagian dari ibadah dan tanggung jawab bersama,” ucapnya.


Pada Idul Adha tahun ini, Pemerintah Provinsi Sumbar bersama BUMD dan berbagai mitra menyalurkan sebanyak 140 ekor sapi dan 33 ekor kambing kurban ke berbagai kabupaten dan kota di Sumbar.


Mahyeldi berharap penyaluran hewan kurban tersebut dapat mempererat persaudaraan dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat penerima manfaat.


Baca Juga : IDI Sumbar Naik Signifikan, Kini Masuk Kategori Tinggi Nasional


Baca Juga : Pascabanjir Tanah Datar Jadi Prioritas, Menteri PU Siapkan Normalisasi Sungai dan Sekolah Rakyat


“Semoga bantuan dan amanah kurban ini dapat memberikan manfaat, mempererat ukhuwah Islamiah, serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima,” tuturnya.


Di akhir sambutannya, Mahyeldi mengajak seluruh masyarakat Sumbar menjaga persatuan, menciptakan suasana aman dan damai, serta terus membangun Ranah Minang yang religius dan bermartabat.


“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan keberkahan-Nya kepada Ranah Minang yang kita cintai ini,” tutupnya.

Komentar

Tampilkan

  • Idul Adha di Sumbar Penuh Makna, Gubernur Mahyeldi Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial dan Jaga Lingkungan
  • 0

Terkini