![]() |
| Dirut Perumda AM Kota Padang Hendra Pebrizal |
PADANG, politicnewss.id — Komitmen mempercepat pemulihan infrastruktur air bersih pascabencana di Sumatera Barat terus diperkuat. Jajaran Dewan Komisaris PT Hutama Karya (Persero) turun langsung meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun, Kota Padang, untuk memastikan proyek rehabilitasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kunjungan ini menjadi bagian dari pengawasan terhadap proyek strategis yang dipercayakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum kepada PT Hutama Karya. Proyek tersebut bertujuan memulihkan sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur air minum yang terdampak bencana di sejumlah wilayah di Sumatera Barat, meliputi Kota Padang, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Pesisir Selatan.
Di lapangan, berbagai pekerjaan penting tengah dilakukan. Mulai dari rehabilitasi pipa transmisi air baku, peningkatan fasilitas Instalasi Pengolahan Air (IPA), hingga perbaikan sarana pendukung SPAM yang mengalami kerusakan akibat banjir. Seluruh pekerjaan ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan layanan air bersih bagi masyarakat.
Rombongan Dewan Komisaris PT Hutama Karya disambut hangat oleh Direktur Utama, Direktur Teknik, dan Manager Produksi Perumda Air Minum Kota Padang. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk melihat secara langsung perkembangan proyek sekaligus memperkuat sinergi antara kontraktor pelaksana dan pengelola layanan air minum.
Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan PT Hutama Karya terhadap proyek vital tersebut. Menurutnya, dukungan dan pengawasan yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam memastikan pekerjaan selesai tepat waktu dan sesuai standar yang ditetapkan.
"Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan jajaran Dewan Komisaris PT Hutama Karya. Kehadiran ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengawal proyek agar berjalan lancar. Harapannya, kualitas layanan dan pendistribusian air kepada pelanggan akan semakin baik dan semakin andal," ujarnya.
Proyek rehabilitasi SPAM pascabencana ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi upaya menghadirkan rasa aman bagi masyarakat terhadap ketersediaan air bersih. Dengan pengawasan yang ketat dan kolaborasi berbagai pihak, proyek ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sistem air minum di Sumatera Barat sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.
Keberhasilan proyek ini nantinya akan menjadi fondasi penting bagi peningkatan pelayanan air bersih yang lebih stabil, berkualitas, dan berkelanjutan bagi ribuan pelanggan di wilayah terdampak.


