Iklan

Gerakan Akbar Subuh Berjamaah dan Anti Narkoba Menggema di Padang, Gubernur Mahyeldi: Kekuatan Adat dan Agama Benteng Generasi Muda

Senin, 22 Juni 2026, 10:30:00 AM WIB Last Updated 2026-06-22T03:30:34Z

 

Gubernur Sumbar Mahyeldi 

PADANG, politicnewss.id – Semangat menjaga generasi muda dari ancaman narkoba dan berbagai persoalan sosial menggema di Sumatera Barat. Ribuan masyarakat bersama unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh adat, dan tokoh agama bersatu dalam Gerakan Subuh Berjamaah dan Sumbar Bebas Narkoba yang digelar di Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi, Minggu (21/6/2026).


Kegiatan yang diprakarsai LKAAM Sumbar bersama Polda Sumbar, Pemerintah Provinsi Sumbar, dan Pemerintah Kota Padang itu mendapat apresiasi penuh dari Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah.


Menurut Mahyeldi, gerakan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kekuatan adat, agama, pemerintah, dan masyarakat masih menjadi pilar utama dalam menjaga ketahanan sosial di Ranah Minang. Ia menegaskan, menghadapi tantangan zaman saat ini tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.


"Semangat kolaborasi yang ditunjukkan hari ini menjadi modal besar bagi Sumatera Barat dalam menjaga masa depan generasi muda. Ketika pemerintah, aparat keamanan, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, dan masyarakat bergerak bersama, maka berbagai ancaman sosial dapat dicegah sejak dini," ujar Mahyeldi.


Ia menilai, meningkatnya tantangan sosial di tengah perkembangan zaman harus direspons dengan penguatan nilai-nilai agama dan adat yang telah lama menjadi identitas masyarakat Minangkabau. Karena itu, sinergi antara lembaga adat, pemerintah, dan aparat penegak hukum dinilai sangat penting untuk menjaga karakter masyarakat sekaligus memperkuat persatuan.


Mahyeldi juga memberikan apresiasi kepada LKAAM Sumbar yang terus konsisten menjaga dan menghidupkan nilai-nilai adat Minangkabau di tengah arus modernisasi. Menurutnya, falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah harus terus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.


Usai pelaksanaan salat subuh berjamaah, peserta melanjutkan kegiatan dengan aksi damai menuju Markas Kepolisian Daerah Sumatera Barat. Aksi tersebut menjadi simbol kuat komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat.


Gerakan itu semakin menegaskan tekad seluruh elemen masyarakat Sumbar untuk menjaga daerah tetap aman, religius, dan berbudaya. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan spanduk bersama yang berisi dukungan terhadap upaya menjaga nilai-nilai adat, agama, serta persatuan masyarakat Minangkabau.


Kegiatan ini turut dihadiri Kapolda Sumbar, Ketua LKAAM Sumbar, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Wali Kota Padang, Wakil Wali Kota Padang, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai tokoh masyarakat.


Mahyeldi berharap gerakan kolaboratif tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu memperkuat solidaritas sosial, membentengi generasi muda dari pengaruh negatif, serta mendukung terwujudnya Sumatera Barat yang maju, religius, dan berkeadaban.

Komentar

Tampilkan

  • Gerakan Akbar Subuh Berjamaah dan Anti Narkoba Menggema di Padang, Gubernur Mahyeldi: Kekuatan Adat dan Agama Benteng Generasi Muda
  • 0

Terkini