![]() |
| Gubernur Mahyeldi saat meresmikan 3 jembatan strategis |
PASAMAN BARAT, politicnewss.id — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meresmikan pemakaian tiga jembatan strategis di Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (13/2/2026). Ketiga jembatan tersebut yakni Jembatan Patibubur, Jembatan Pigogah, dan Jembatan Sungai Tarok yang menjadi penguat konektivitas menuju Pelabuhan Teluk Tapang.
Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam mendukung operasional pelabuhan sekaligus membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya di kawasan Air Bangis dan sekitarnya.
“Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan tiga jembatan yang dibangun melalui APBD Provinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 2025. Mudah-mudahan ini semakin memperlancar akses menuju Teluk Tapang dan dari Air Bangis ke wilayah lainnya,” ujar Mahyeldi.
Baca Juga : Langgar Perizinan, Pemprov Sumbar Hentikan Sementara Tambang di Padang Pariaman
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan harus berjalan beriringan. Sejak 2022 hingga 2024, Pemerintah Pusat telah menggelontorkan Rp216 miliar untuk pembangunan ruas jalan Bunga Tanjung–Teluk Tapang. Namun optimalisasi jalur tersebut membutuhkan dukungan jembatan yang memadai.
“Dengan selesainya tiga jembatan ini, konektivitas kawasan menjadi lebih utuh. Insyaallah, satu jembatan lagi dapat diselesaikan tahun ini sehingga akses masyarakat semakin lancar,” tegasnya.
Total anggaran pembangunan ketiga jembatan tersebut mencapai Rp27,76 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025. Rinciannya, Jembatan Patibubur sepanjang 30 meter dengan anggaran Rp10,63 miliar, Jembatan Pigogah sepanjang 40 meter senilai Rp9,65 miliar, serta Jembatan Sungai Tarok sepanjang 30 meter dengan anggaran Rp7,48 miliar.
Tak berhenti di situ, pada Tahun Anggaran 2026 Pemprov Sumbar melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) kembali mengalokasikan Rp3,5 miliar untuk penyelesaian paket pekerjaan Jembatan Pigogah di ruas Bunga Tanjung–Teluk Tapang.
Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi. Ia menilai infrastruktur tersebut sangat vital dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menjadi kunci percepatan pembangunan daerah. Infrastruktur ini sangat berarti bagi masyarakat Pasaman Barat,” ujarnya.
Kepala Dinas BMCKTR Provinsi Sumbar, Armizoprades, menambahkan seluruh proses pembangunan telah melalui tahapan perencanaan dan pelaksanaan sesuai ketentuan. Ia berharap jembatan tersebut dapat dimanfaatkan optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
Baca Juga : Reses Ketua DPRD Sumbar di Padang, Perencanaan Jalan dan Skala Prioritas Jadi Sorotan
Dengan diresmikannya tiga jembatan strategis ini, akses menuju Pelabuhan Teluk Tapang kian terbuka lebar. Konektivitas meningkat, distribusi logistik makin efisien, dan denyut ekonomi Pasaman Barat diproyeksikan semakin menggeliat dalam waktu dekat.
