Iklan

Bambu Disulap Jadi Suvenir Bernilai Jual, 16 Warga Lawang Ikuti Pelatihan Intensif

Selasa, 28 April 2026, 3:20:00 PM WIB Last Updated 2026-04-28T08:20:57Z

 

Peserta pelatihan pengolahan bambu

AGAM, politicnewss.id — Potensi bambu di Nagari Lawang, Kecamatan Matur, mulai digarap serius sebagai sumber ekonomi baru. Sebanyak 16 warga setempat mengikuti pelatihan pengolahan bambu selama 20 hari ke depan untuk menghasilkan berbagai produk suvenir dan kerajinan kreatif bernilai jual.

Program ini digagas Anggota Komisi III DPRD Sumbar, Rafdinal, sebagai langkah nyata mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Pelatihan resmi dibuka pada Senin (27/4), dengan dihadiri Kepala BLK Payakumbuh Satri Edi bersama tim, Camat Matur Efendi, Wali Nagari Lawang, serta tokoh masyarakat.

Rafdinal menegaskan, bambu bukan sekadar bahan bangunan, tetapi memiliki peluang besar untuk diolah menjadi produk kreatif yang mampu bersaing di pasar.

Baca Juga : Momentum Hari Otonomi Daerah ke-30, Ketua DPRD Sumbar Muhidi Tekankan Kesejahteraan Nyata

Baca Juga : Ketua DPRD Sumbar Muhidi Ikuti Retret Nasional di Akmil, Fokus Perkuat Kinerja

“Jika dikelola dengan keterampilan dan inovasi, bambu bisa menjadi sumber penghasilan baru bagi masyarakat. Ini peluang ekonomi yang sangat terbuka,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan H. Abrar sebagai fasilitator kegiatan serta peran instruktur Musrizal yang akan mendampingi peserta selama pelatihan berlangsung.

Menurut Rafdinal, penguatan keterampilan seperti ini menjadi kunci dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, terutama di daerah dengan sumber daya alam melimpah seperti Nagari Lawang.

Selama pelatihan, peserta akan dibekali kemampuan mengolah bambu menjadi berbagai produk, mulai dari suvenir, cendera mata, hingga peralatan rumah tangga dan kerajinan khas daerah.

“Harapannya, setelah pelatihan ini lahir usaha-usaha baru yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan membuka lapangan kerja di nagari,” tambahnya.

Baca Juga : DPRD dan Pemprov Sumbar Temui 41 Perusahaan Sawit, Dorong Optimalisasi PAD dari Pajak Air Permukaan

Baca Juga : Anggota DPRD Sumbar Aida Pererat Silaturahmi dengan Guru PGRI Guguak dalam Momentum Halal Bihalal Idulfitri 1447 H

Dengan adanya pelatihan ini, Nagari Lawang diharapkan tidak hanya dikenal dengan potensi alamnya, tetapi juga sebagai sentra kerajinan bambu yang memiliki daya saing di pasar lokal maupun nasional.

Komentar

Tampilkan

  • Bambu Disulap Jadi Suvenir Bernilai Jual, 16 Warga Lawang Ikuti Pelatihan Intensif
  • 0

Terkini