Iklan

Sekda Sumbar Dorong Reformasi Kinerja ASN: Fokus pada Dampak, Bukan Sekadar Penilaian

Rabu, 22 April 2026, 4:09:00 PM WIB Last Updated 2026-04-22T09:09:07Z

 

Sekda Sumbar saat membuka pelatihan kepemimpinan administrator

AGAM, politicnewss.id — Upaya pembenahan birokrasi kembali ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, dengan mendorong perubahan mendasar dalam sistem pengelolaan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) agar lebih berorientasi pada hasil nyata dan pengembangan berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Pelatihan Kepemimpinan Administrator yang digelar di Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri di Kabupaten Agam, Rabu (22/04/2026).

Arry menilai, pendekatan lama yang menitikberatkan pada evaluasi di akhir sudah tidak mampu menjawab tantangan birokrasi modern. Ia menegaskan bahwa sistem kinerja ASN kini harus dibangun secara berkesinambungan, dengan penekanan pada kontribusi dan dampak yang dirasakan masyarakat.

Baca Juga : Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Raih Penghargaan Bergengsi di Parlemen Jurnalis Awards 2026, Soroti Kekuatan Solidaritas Kebencanaan

Baca Juga : Gubernur Mahyeldi Raih “Leadership Award” 2026 dari IAI Sumbar

“Pengelolaan kinerja harus bertransformasi dari sekadar penilaian menjadi proses pengembangan. Yang diukur bukan hanya apa yang dikerjakan, tetapi sejauh mana hasilnya memberi manfaat,” ujarnya.

Ia menyebutkan, arah kebijakan tersebut sejalan dengan tuntutan nasional agar birokrasi semakin lincah, profesional, dan mampu menghasilkan kinerja yang terukur.

Dalam kesempatan itu, Arry juga menyoroti pentingnya komunikasi dua arah antara pimpinan dan pegawai. Interaksi yang terbuka dinilai mampu menciptakan kejelasan peran, mempercepat penyelesaian persoalan, serta mendorong peningkatan kualitas kerja.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa capaian individu harus terintegrasi dengan target organisasi. Dengan demikian, kinerja ASN tidak lagi dinilai sebatas rutinitas administratif, tetapi pada kontribusi strategis yang dihasilkan.

Ia menjelaskan, pengelolaan kinerja idealnya mencakup tahapan yang komprehensif, mulai dari penetapan target, pemberian umpan balik secara berkala, evaluasi, hingga penghargaan berbasis pencapaian.

“Pimpinan memiliki peran sentral dalam memastikan seluruh proses berjalan konsisten, terarah, dan dapat diukur,” katanya.

Selain aspek teknis, Arry turut menekankan pentingnya nilai dasar dalam birokrasi seperti integritas, loyalitas, serta kemampuan beradaptasi sebagai pondasi membangun kepercayaan.

“Kepercayaan itu tidak datang begitu saja. Ia dibangun dari kinerja yang baik, integritas yang terjaga, loyalitas, dan kesiapan menghadapi perubahan,” tegasnya.

Baca Juga : RDP DPD RI Jadi Panggung Penyelesaian Konflik Lahan di Sumbar, Sekdaprov Tekankan Solusi Berkeadilan

Baca Juga : Perkuat Stabilitas Nasional, Gubernur Mahyeldi Hadiri Dialog Strategis Menko Polkam di Jakarta

Pelatihan ini diikuti oleh 82 peserta dari berbagai instansi, mulai dari kementerian, lembaga vertikal, perguruan tinggi, hingga pemerintah daerah di Sumatera Barat. Diharapkan, kegiatan ini mampu melahirkan pejabat administrator yang tidak hanya kompeten, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam memperkuat kinerja birokrasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Komentar

Tampilkan

  • Sekda Sumbar Dorong Reformasi Kinerja ASN: Fokus pada Dampak, Bukan Sekadar Penilaian
  • 0

Terkini