![]() |
| Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri saat menemui buruh yang berunjuk rasa |
Padang, politicnewss.id — Gelombqang aksi memperingati Hari Buruh Internasional menggema di Kota Padang, Senin (4/5/2026). Ratusan massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumatera Barat turun ke jalan dan memadati halaman DPRD Provinsi Sumatera Barat, menyuarakan tuntutan kenaikan upah serta perlindungan hak pekerja.
Aksi tersebut langsung diterima oleh Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman bersama Sekretaris DPRD Maifrizon. Dalam pertemuan itu, Evi Yandri menegaskan komitmen lembaganya untuk tidak tinggal diam terhadap aspirasi buruh.
“Apa yang disampaikan akan kami tindaklanjuti, baik yang menjadi kewenangan pemerintah pusat maupun daerah,” tegasnya di hadapan massa aksi.
Ia juga menilai DPRD merupakan kanal yang tepat bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi, mengingat tuntutan yang dibawa merupakan suara kolektif dari ribuan pekerja di Sumatera Barat.
Dalam orasinya, massa KSPSI menuntut kenaikan upah yang dinilai belum sebanding dengan kebutuhan hidup saat ini. Tak hanya itu, mereka juga menyoroti sejumlah praktik perusahaan yang dianggap merugikan pekerja, mulai dari ketidakpastian kerja hingga persoalan layanan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Baca Juga : DPRD Sumbar Soroti Tiga Isu Krusial Generasi Muda: Narkoba, Stunting dan Dinamika Sosial
Aksi yang berlangsung dalam suasana Hari Buruh Sedunia ini berjalan tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Meski berlangsung damai, tekanan terhadap pemerintah daerah dan pusat untuk segera merespons tuntutan buruh kian menguat.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa persoalan kesejahteraan pekerja di Sumatera Barat masih menjadi pekerjaan rumah besar yang menuntut langkah konkret, bukan sekadar janji.
