Iklan

Rp100,1 Triliun Digelontorkan untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera, Gubernur Mahyeldi: Kabar Baik bagi Masyarakat Sumbar

Selasa, 26 Mei 2026, 1:17:00 PM WIB Last Updated 2026-05-30T01:24:08Z

 

Gubernur Mahyeldi saat rapat bersama 

JAKARTA, politicnewss.id  — Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran jumbo sebesar Rp100,1 triliun untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera selama tiga tahun ke depan, mulai 2026 hingga 2028. Kebijakan itu disambut positif oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah.


Informasi tersebut diperoleh Mahyeldi saat menghadiri rapat bersama Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera bersama sejumlah kementerian terkait di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/5/2026).


Mahyeldi menilai langkah Pemerintah Pusat tersebut menjadi bukti nyata komitmen dalam mempercepat pemulihan daerah-daerah terdampak bencana, termasuk Sumatera Barat yang selama beberapa tahun terakhir kerap dilanda bencana alam.


Baca Juga : 85 Hewan Kurban Disalurkan Perumda AM Padang, Sekda Sebut Jadi Teladan bagi OPD


Baca Juga : Gubernur Mahyeldi Ajak Diaspora dan Perantau Minang Bersinergi Bangun Sumbar


Alhamdulillah, Pemerintah Pusat telah berkomitmen untuk memberikan perhatian besar terhadap percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera. Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat dan daerah-daerah yang sedang berupaya bangkit pascabencana,” ujar Mahyeldi.


Menurutnya, dukungan anggaran besar itu sangat penting, tidak hanya untuk membangun kembali infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak dapat segera memperoleh hunian tetap serta layanan dasar yang memadai.


“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat terdampak bisa segera mendapatkan kepastian, baik dari sisi infrastruktur, tempat tinggal, maupun layanan dasar lainnya. Karena itu, Pemprov Sumbar siap mendukung penuh percepatan pelaksanaannya,” katanya.


Mahyeldi juga mengapresiasi pembentukan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera yang dinilai dapat memperkuat koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.


“Kami di daerah tentu siap bersinergi dan memastikan seluruh program berjalan efektif. Semoga ikhtiar bersama ini membawa keberkahan dan mempercepat pemulihan masyarakat serta daerah yang terdampak bencana,” tutupnya.


Sementara itu, Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, mengungkapkan total anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi yang telah disetujui pemerintah mencapai Rp100,166 triliun untuk periode 2026–2028.


Baca Juga : Pascabanjir Tanah Datar Jadi Prioritas, Menteri PU Siapkan Normalisasi Sungai dan Sekolah Rakyat


Baca Juga : Gubernur Mahyeldi Turun Langsung ke Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Jangan Cari Nafkah dengan Mengorbankan Nyawa


Rinciannya, sebesar Rp38,9 triliun dialokasikan pada 2026, Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp28,2 triliun pada 2028. Mayoritas anggaran akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur melalui Kementerian Pekerjaan Umum, sementara pembangunan hunian tetap disiapkan melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.


Dalam rapat tersebut, Mahyeldi turut didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumbar, di antaranya Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, Kepala Bappeda Zefnihan, Kepala Dinas BMCKTR Army, Kalaksa BPBD Era Sukma Munaf, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Nolly Eka Mardianto, serta Kepala Badan Penghubung Fauzan Zaenon.

Komentar

Tampilkan

  • Rp100,1 Triliun Digelontorkan untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera, Gubernur Mahyeldi: Kabar Baik bagi Masyarakat Sumbar
  • 0

Terkini