![]() |
| Pembongkaran accelerator IPA Gunung Pangilun |
PADANG, politicnewss.id – Proses rehabilitasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun terus menunjukkan perkembangan signifikan. Saat ini, pekerjaan memasuki tahapan krusial berupa pembongkaran komponen utama accelator atau unit pengolahan air, sebagai bagian dari upaya meningkatkan keandalan layanan air bersih kepada masyarakat.
Pekerjaan diawali dengan pembongkaran rangka tube settler, yakni komponen yang berfungsi mempercepat proses pengendapan partikel dalam pengolahan air. Hingga saat ini, sebanyak 8 dari 12 keping tube settler telah berhasil dibongkar. Setelah seluruh modul selesai diangkat, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pembongkaran rangka bawah yang menjadi penyangga utama unit accelator.
Langkah tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. Hasil inspeksi menunjukkan rangka baja penyangga yang telah digunakan selama puluhan tahun mengalami korosi cukup berat sehingga tidak lagi mampu menopang beban tube settler maupun volume air secara optimal. Kondisi itu berpotensi mengganggu kinerja instalasi apabila tidak segera diganti.
Unit accelator di IPA Gunung Pangilun sendiri merupakan jantung proses pengolahan air dengan kapasitas sekitar 250 liter per detik. Di dalam satu tangki sirkular, berlangsung tiga tahapan penting sekaligus, yaitu proses koagulasi, flokulasi, dan sedimentasi yang menghasilkan air baku lebih jernih sebelum memasuki tahapan pengolahan berikutnya.
Secara teknis, unit tersebut memiliki kedalaman sekitar 4 hingga 5 meter dengan waktu retensi rata-rata satu jam. Desain ini memungkinkan proses pengendapan berlangsung lebih efektif sehingga kualitas air yang dihasilkan tetap memenuhi standar pelayanan.
Pembongkaran total seluruh komponen accelator menjadi langkah penting agar proses rehabilitasi berjalan maksimal. Selain membersihkan endapan yang telah menumpuk selama bertahun-tahun, pekerjaan ini juga bertujuan mendeteksi kerusakan tersembunyi pada struktur internal, mengganti komponen yang telah aus, serta memastikan seluruh sistem kembali bekerja secara optimal setelah direvitalisasi.
Dengan dibongkarnya seluruh rangka lama, tim teknis dapat melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi konstruksi sebelum memasuki tahap pemasangan struktur baru. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses pengolahan air sekaligus memperpanjang usia operasional instalasi.
Setelah proses pembongkaran selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan rangka kolom dan balok baru sebagai struktur utama penyangga, kemudian pemasangan rangka dudukan yang menjadi fondasi peletakan komponen di dalam accelator.
Tahap akhir rehabilitasi akan ditandai dengan pemasangan kembali 444 unit modul tube settler pada masing-masing unit accelator. Dengan selesainya seluruh rangkaian pekerjaan tersebut, performa Instalasi Pengolahan Air Gunung Pangilun diharapkan meningkat secara signifikan sehingga mampu menghasilkan air bersih yang lebih stabil, berkualitas, dan andal untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
